"Baik" vs "Buruk"

Di dunia ini memang benar dibagi dua jenis manusia. Ada yang Baik dan juga Buruk
Kenapa? Karena benar-benar nyata keberadaan kedua-duanya.

Begini ilustrasi ceritanya:
Si Alibaba (bukan nama sebenarnya) adalah orang yang dingin, cuek, dan terkenal pedas akan omongannya. Setiap orang tidak suka akan komentar "nyelekit" dan "pedas"-nya. Banyak yang memilih untuk tidak berusaha untuk berhubungan dengan dia, bahkan ada juga yang menganggap dia adalah tembok, persetan dengan tanggapannya. Tapi hal yang terlihat menyedihkan untuk dia adalah, sikapnya yang bisa berubah 180 derajat menjadi akrab dan manis jika sudah berhubungan dengan  benda yang sifatnya "gratisan"! Hahaha! cukup sediakan makanan di depan mukanya, dan tidak perlu charge, maka dia akan terlihat "manis" dan "menyenangkan". Jadi, harganya sama dengan harga makanan atau barang gretongan.

Tapi, ada juga lho manusia yang hatinya secantik bidadari di surga. Tidak pernah mengeluh, mencaci orang, memandang rendah yang lain, mengerjakan pekerjaan dengan sepenuh hati tanpa ada "embel-embel".

Begini ilustrasi si bidadari:
Bidadari ini setiap hari kerjanya dikejar-kejar oleh Penagih Hutang. Setiap pagi, siang, dan malam ditongkrongin di rumahnya supaya hutang tersebut terbayar. Si anak buah Penagih Hutang yang merasa tidak enak akan sikap tuannya berkata pada Bidadari, "Maafkan tuanku ya, jika dia selalu mengejarmu". Lalu apa yang Bidadari katakan, "Tidak apa-apa. Hutangku memang harus dibayar. Aku bersyukur jika diingatkan terus-menerus". Si anak buah sungguh terharu dan merasa bahwa dirinya lebih "kotor" daripada hati si Bidadari. 

Apa yang bisa kita rangkum? Bahwa di dunia ini yang hampir semua individunya adalah orang yang cari muka, main aman, berperilaku kasar dengan sesama, dan hal buruk lainnya, tapi masih ada juga manusia-manusia yang berhati emas dan indah. Semoga saya bisa memiliki hati seindah Bidadari :)


note: nama dan ilustrasi cerita disamarkan dengan penambahan kisah sebagai hiasan cerita. 

Labels: