Social Media

Ada banyak sekali social media yang bisa ditemui saat ini. Sebenarnya darimana semula semua berasal? Mungkin semua anak angkatan tahun 2000-an masih inget yang namanya Friendster. Social media yang menjadi awal mula dikenalnya kata "narsisme". Bagaimana tidak? Media social seperti ini membuat hampir setiap penggunanya berlomba-lomba untuk "pamer" foto diri ataupun hasil jepretan fotonya. (Hayo bener ga?  Ayo ngaku! :P).

Friendster saat itu sangat booming. Karena seperti menjadi ajang pertemuan kembali dengan teman-teman lama. Hampir semua orang punya account ini. Tapi ada lagi media social baru yang lebih heboh yaitu, Facebook. Media social yang awalnya hanya dipergunakan oleh mahasiswa Harvard, ternyata sudah bisa digunakan oleh semua orang di belahan bumi manapun. Sampai saat ini, FB masih memiliki penggemarnya sendiri.

Setelah masa kejayaan FB, makin banyak bermunculan social media dan aplikasi dengan keanekaragaman bentuknya. Coba sebutkan account apa saja yang sudah ada? FB, Twitter, Pinterest, Path, apa lagi? Sangat banyak. Sebagai salah satu individu yang pantang kalah dengan tren (hehehe), saya pun hampir mempunyai semua social media tersebut. Walaupun terkadang bingung dari segi penggunaannya. Misalnya, menurut saya Path tidaklah jauh berbeda dengan FB, tapi kenapa saya harus punya account Path ya? Atau Instagram, yang toh seharusnya bisa meng-upload foto dari Twitter juga? Bahkan pada akhirnya bisa di sinkronkan kepada account Twitter juga. 

Pada akhirnya saya melakukan pengkategorian sendiri terhadap account-account Media Social ini. Kenapa? Supaya fungsinya jelas saja sih :) Untuk social media pionir dan juga menjadi yang utama pasti Facebook dan Twitter. Facebook sifatnya lebih ke penyimpanan album foto. Sebagian masih juga digunakan untuk komunikasi dengan teman-teman lama. Sedangkan Twitter adalah "tong sampah" saya. Mungkin follower saya kadang-kadang suka muak dengan isi timeline yang berisikan amarah dan juga emosi kekesalan. Hehehe but that's the function. Believe it or not some of them are still following me ;).

Selain kedua social media tadi saya masih punya beberapa account yang cukup aktif dikunjungi. Seperti Instagram, dimana isinya hanya berupakan foto benda saja. Belum tahu apakah nantinya akan ada foto manusia juga atau tidak. Pertimbangannya karena account tersebut tidak saya lock seperti Facebook (hanya accept friends and family) dan juga Twitter dengan alasan privacy. Lalu saya coba Path juga, tapi tidak terlalu aktif, hanya diisi ketika saya sedang menonton film ataupun mendengarkan musik. Ada juga Foursquare untuk check in tempat dan Pinterest untuk pin gambar yang disuka.

Cukup banyak juga. Tapi masing-masing sudah difungsikan berbeda-beda. Bagaimana dengan social media kamu?

Love,
LIA

Labels: ,