Me and My Money Story: A Story about My Financial Planning Evolution

Semenjak bekerja dan mendapatkan penghasilan, saya mulai berpikir bagaimana cara mengatur uang yang benar. Bagaimana tidak, saya tipe orang yang harus semuanya serba well-prepared. Tidak bisa tuh kalau tiba-tiba mendadak butuh sesuatu tapi tidak ada uangnya.

Saya mulai bekerja di umur 22 tahun. Penghasilan yang di dapat pada awal masuk sebenarnya tergolong pas-pasan. Jarak kantor pertama saya dengan rumah cukup jauh. Tapi namanya newbie, jarak jauh membentang harus dihadapi dong hehehe. 8 bulan pertama saya bisa dilalui dan saya bisa menabung hampir 50% dari penghasilan saya (saya juga kagum pada "kepelitan" saya hahaha). Saat itu saya masih menggunakan kendaraan umum, sehingga total uang harian yang dikeluarkan termasuk makan kurang lebih hanya Rp 30.000,- sampai Rp 40.000,- per hari. Masalah muncul saat orang tua meminta agar saya menggunakan mobil saja karena pada saat itu sedang ada isu pelecehan seksual di kendaraan umum. Dengan sedikit berat hati saya akhirnya menyetujui menggunakan mobil untuk kesehariannya. Pada saat ini mulailah terasa beratnya menyisihkan pendapatan untuk di tabung. FYI, mobil saya menggunakan bahan bakar Pertamax dan dalam seminggu saya harus mengeluarkan uang Rp 200.000,- sampai Rp 300.000,-. Kebayangkan bagaimana beratnya?! Bisa dibilang saat itu rutinitas menabung agak terganggu. Dari saya bisa menyisihkan 50% pendapatan, malah hanya bisa 10% pendapatan bahkan tidak menabung sama sekali dalam sebulan! 

Saat-saat itu sungguh menyedihkan, sehingga saya mulai banyak membaca artikel keuangan yang dapat membuka pikiran dan menambah pengetahuan saya. Saya juga mulai mem-follow account twitter financial planner, bahkan sempat kepikiran mau join kontrak dengan mereka! Hehehe. Namun apa daya, sepertinya saya belum mampu, jadi untuk sekarang bisa dilakukan dengan sifatnya yang gratis :)

Di akhir penghujung tahun 2012 akhirnya saya pindah bekerja ke kantor yang jaraknya lebih dekat. Lumayan kan, dengan gaji yang sedikit naik, tapi saya bisa kembali menyisihkan uang karena jarak yang tidak terlalu jauh ini. Saya kembali menggunakan angkutan umum untuk mobilisasi bekerja. Tapi bukan berarti tidak ada halangannya lagi. Di kantor saya yang sekarang bisa dibilang pengeluaran makanannya cukup besar! *sebentar ambil napas* Iya, rata-rata semua doyan makan! Hehehehe. Sebentar-bentar bisa nitip OB beli jajanan pasar (oh how I love it!), sebentar-sebentar ada temen yang nawarin beli kue rame-rame, aduh banyak deh. Walaupun sebenarnya saya juga suka dan tidak bisa menolaknya, tapi dalam hati sebenarnya sedih juga harus menghabiskan uang yang agak lumayan (untuk bisa ditabung).

Ya! Saya harus kembali membereskan keuangan saya yang mulai kacau kembali nih. Dari banyak informasi yang saya dapat, saya ingin patuh dengan komitmen saya mengenai uang (maklum udah kepengen nikah, bo! :P). Berikut adalah To Do List yang WAJIB, KUDU, MESTI dilakukan:

Live Olive

Live Olive adalah situs dan aplikasi yang berisikan info keuangan. Tidak hanya dapat membaca artikel-artikel yang berkaitan dengan keuangan, Anda dapat juga mencatat budget dan menghitung berapa rasio menabung dan hutang Anda. Berikut adalah fitur-fitur yang sangat berguna untuk keuangan Anda dalam fitur Money Toolbox.
My Budget 
  1. Anda melakukan pencatatan pemasukan dan pengeluaran bulanan terlebih dahulu.
  2. Anda mencatat harta dan hutang apa yang dimiliki.
  3. Anda akan melihat rasio keuangan Anda sendiri.
Tampilan My Budget di Aplikasi Live Olive

My Calculator

  1. Anda diminta untuk menghitung jumlah balance credit card dan berapa bunganya per bulan.
  2. Anda akan menghitung jumlah uang yang Anda miliki sekarang untuk dapat didepositokan.
  3. Anda akan menghitung jumlah uang Anda yang akan ditabung ke dalam tabungan dan berapa jumlahnya ke depan dengan adanya bunga tabungan.
  4. Paling penting! Menghitung jumlah uang yang dibutuhkan saat Anda akan pensiun. Dan berapa jumlah uang yang harus ditabung sekarang.
Selain Money Toolbox juga ada fitur-fitur lain yang berguna untuk monitor keuangan Anda. My Live Olive sendiri dapat di download di Samsung Apps untuk Samsung Tab atau juga bisa cek melalui website di http://www.liveolive.com. Atau like juga Social Media dari Live Olive, antara lain:


Ayo segera cek website dan download aplikasinya! Saat pertama kali lihat, saya sangat terbantu sekali dengan artikel keuangan untuk sehari-harinya. Ilmu soal keuangan dan pengaturannya juga semakin bertambah. Ditambah lagi dengan fitur-fitur canggih di applikasinya. Live Olive sangat membantu saya untuk keep on track dengan Budgeting yang sudah dibuat. Kalau begini terus bisa kekumpul cepet nih dana nikahnya! Hahahahaha :)) 
Tampilan Home Page Aplikasi Live Olive

Samsung Apps

Jadi tidak perlu seberapa banyak penghasilan Anda yang didapat atau seberapa tua umur Anda, mengatur keuangan sejak muda tidak ada salahnya. Saya juga sedang menjalani program Trial & Error dengan mengikuti artikel atau tips-tips mengenai keuangan sehari-hari. Semoga nantinya semua hal yang dilakukan sekarang berbuah baik. Jadi, tidak ada salahnya untuk dicoba bukan? ;)

Cheers,
Lia

Labels: , ,